Strict (2048): Declaration of SluggableBehavior::setup() should be compatible with ModelBehavior::setup(Model $model, $config = Array) [APP/Plugin/Sluggable/Model/Behavior/SluggableBehavior.php, line 365]
Strict (2048): Declaration of SluggableBehavior::beforeSave() should be compatible with ModelBehavior::beforeSave(Model $model) [APP/Plugin/Sluggable/Model/Behavior/SluggableBehavior.php, line 365]
Strict (2048): Only variables should be passed by reference [CORE/Cake/Model/BehaviorCollection.php, line 150]
Strict (2048): Only variables should be passed by reference [CORE/Cake/Model/BehaviorCollection.php, line 150]
Strict (2048): Declaration of User::beforeValidate() should be compatible with Model::beforeValidate($options = Array) [APP/Model/User.php, line 174]
Strict (2048): Declaration of JavascriptHelper::value() should be compatible with Helper::value($options = Array, $field = NULL, $key = 'value') [APP/View/Helper/JavascriptHelper.php, line 687]
Strict (2048): Declaration of JavascriptHelper::afterRender() should be compatible with Helper::afterRender($viewFile) [APP/View/Helper/JavascriptHelper.php, line 687]
Strict (2048): Declaration of AjaxHelper::afterRender() should be compatible with Helper::afterRender($viewFile) [APP/View/Helper/AjaxHelper.php, line 1398]
Hikmah Bulan Rajab :: Santi Asromo Islamic Boarding School

Hikmah Bulan Rajab

Hikmah Rajab

PENASARAN YANG MENYELAMATKAN UMAT……..

Pernahkah kita menyimpan rasa penasaran yang mendalam ketika ingin berjumpa dengan kekasih tercinta…..??? tentunya semua orang pernah merasakannya bukan…..!!!  makan tak terasa makan, minum tak terasa minum, karena yang ada dalam pikiran kita hanyalah bayangan sang kekasih tercinta, bahkan tidak hanya sampai itu saja, rasa penasaran pun kerap sekali terbawa kedalam alam bawah sadar kita. Hal tersebut  sama persis dengan kejadian yang dialami Nabiyuna Ibrohim a.s dan Nabi Musa a.s dalam proses ketauhidannya kepada Tuhan yang maha Esa. Kepenasaran beliau terbawa sampai wafat, hal ini terungkap ketika sesosok makhluk yang paling mulya ya’ni Nabiyuna Muhammad Rosulullah SAW diisro’ dan dimi’rajkan untuk menghadap sang Kholiq tercinta yang selama hidup mereka berdua ( Ibrohim & Musa ) belum kesampaian untuk melihat-Nya, maka ketika Nabi Muhammad SAW mendapat perintah shalat 50 waktu, kesempatan pun tidak disia-siakan oleh mereka berdua, ketika Nabi Muhammad turun untuk pulang, sesampai di langit ke-7 ( bertemu Nabi Ibrohim a.s) dan langit ke-6 ( bertemu Nabi Musa a.s),  mereka berdualah yang menganjurkan kepada Nabi Muhammad untuk meminta keringanan bilangan rakaat shalat kepada Allah SWT, mereka berdua bukan sekedar kasihan terhadap umat akhir jaman saja atas banyaknya jumlah rakaat shalat, tetapi ada maksud lain dibalik itu semua, yaitu kepenasaran bagaimana orang yang pernah melihat Allah SWT, bolak-baliknya Nabi Muhammad menghadap Allah SWT membuat kagum mereka berdua, cahaya Nabi Muhammad kian bertambah dan bertambah, bahkan dalam riwayat hampir-hampir mereka berdua tidak sanggup melihat wajah Nabi Muhammad yang kian bertambah cahayanya.

Saudaraku seiman dan sekeyakinan…….

 Mari kita bersyukur  atas diwajibkannya shalat 5 waktu dalam sehari semalam yang semula perintah shalat 50 waktu, coba kita bayangkan bagaimana jadinya kalau kewajiban shalat 50 waktu,  mungkin dalam selang setengah jam ada shalat yang harus kita lakukan, berapa kali kita harus bangun malam untuk melaksanakan shalat ?, berapa kali kita harus berhenti dari aktifitas sehari-hari untuk shalat ?, sungguh tidak bisa dibayangkan betapa beratnya……..

Saudaraku yang tercinta…………

Dalam hadist disebutkan :

 معراج المؤمنينالصلاة

Artinya ; “ Sholat adalah mi’rijnya orang mu’min”

Melalui hadist ini, kiranya kita lebih khusyu dalam sholat, jadikan sholat sebagai sarana komunikasi kita dengan Allah SWT, bukankah sebagian bacaan sholat adalah warisan dari komukasinya Rosulullah dengan Allah SWT ketika mi’raj ?

Marilah kita dirikan sholat  dengan terus berusaha agar sholat kita diterima Allah SWT, sholat yang betul-betul bisa membuat kita terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Mudah-mudahan Allah Swt senantiasa membimbing kita semua kejalan yang benar. Amin

By. Abi Iqyan