Strict (2048): Declaration of SluggableBehavior::setup() should be compatible with ModelBehavior::setup(Model $model, $config = Array) [APP/Plugin/Sluggable/Model/Behavior/SluggableBehavior.php, line 365]
Strict (2048): Declaration of SluggableBehavior::beforeSave() should be compatible with ModelBehavior::beforeSave(Model $model) [APP/Plugin/Sluggable/Model/Behavior/SluggableBehavior.php, line 365]
Strict (2048): Only variables should be passed by reference [CORE/Cake/Model/BehaviorCollection.php, line 150]
Strict (2048): Only variables should be passed by reference [CORE/Cake/Model/BehaviorCollection.php, line 150]
Strict (2048): Declaration of User::beforeValidate() should be compatible with Model::beforeValidate($options = Array) [APP/Model/User.php, line 174]
Strict (2048): Declaration of JavascriptHelper::value() should be compatible with Helper::value($options = Array, $field = NULL, $key = 'value') [APP/View/Helper/JavascriptHelper.php, line 687]
Strict (2048): Declaration of JavascriptHelper::afterRender() should be compatible with Helper::afterRender($viewFile) [APP/View/Helper/JavascriptHelper.php, line 687]
Strict (2048): Declaration of AjaxHelper::afterRender() should be compatible with Helper::afterRender($viewFile) [APP/View/Helper/AjaxHelper.php, line 1398]
Selamat Datang Anak - anak Hebat :: Santi Asromo Islamic Boarding School

Selamat Datang Anak - anak Hebat

Asalamualaikum wr.wb.

Santi Asromo 11 Syawal 1439 H

"SELAMAT DATANG ANAK - ANAK HEBAT"

Bpk/Ibu yg di rahmati Alloh, beberapa hari kedepan jadwal kedatangan santri baru di Ponpes Santi Asromo segera tiba, bagi Bpk/Ibu yg baru pertama kali memondokkan putra/i nya hal ini mrp sesuatu yg sangat excited dan di tunggu2, ada bbrp hal yg mudah2 an menjadi bekal bagi kita semua.

Memondokkan putra/i nya harus benar2 didasari dg ke Ikhlasan, ikhlas utk tdk bersama lagi setiap waktu dg putra/i nya, ikhlas dg segala keterbatasan fasilitas di pondok, ikhlas utk bergaul dg beragam karakter anak di asrama, ikhlas untuk mengikuti ketentuan pondok yg sangat berbeda dg kebiasaan di rumah dan keikhlasan2 lainnya. Karena tanpa dasar keikhlasan tersebut banyak yg tdk berhasil dalam menjalaninya terutama pada 6 bulan pertama.

Bpk/Ibu adl orang tua terpilih dan hebat yang berhasil di takdirkan lolos seleksi dari sekian banyak pendaftar di pondok kami.

Melepas anak untuk mondok adalah wahana mendidik mereka sejak dini untuk dapat beradaptasi dg lingkungan, bergaul menghadapi teman baru dg berbagai karakter, melatih kemandirian, mendidik untuk dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan yg terpenting adl berupaya mendekatkan anak kepada Al Quran dan sunnah nya.

Disinilah peran orang tua utk dapat menanamkan pengertian tsb kpd anak2 nya sebelum berangkat ke pondok.
Bekali mereka dg rasa percaya diri, dan sadarkan bahwa jalan yg di tempuh nya adl jalan menuju surga nya Alloh

ومَنْ سَلَكَ طَريقاً يَلتَمِسُ فِيه عِلماً ، سَهَّلَ الله لَهُ بِهِ طَريقاً إلى الجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh suatu jalan mencari ilmu padanya, niscaya Alloh akan memudahkan baginya jalan menuju surga."

Juga beri pengertian kpd anak2 kita pemahaman ttg bergaul dg orang lain, latih mereka utk dpt mengerjakan semua hal scr mandiri, mulai dari mencuci, membereskan tempat tidur, membereskan buku, makan, menyapu, menyetrika, menjaga barang milik sendiri, disiplin waktu dsb, kondisi mental spt ini perlu ditanamkan sebelum beranfkat ke Pondok, Sehingga putra/i kita memiliki mental yang kuat karena dari pengalaman dahulu yg menyebabkan ke tidak betahan di pondok justru bersumber dari hal2 tsb.

Bapak / ibu jika ingin punya anak bermental kuat, orang tua-nya harus lebih kuat, target anak kita jangan hanya sekedar sholeh tapi juga bermanfaat untuk umat, orang tuanya harus berjuang lebih ikhlas, Insya Alloh Anak-anak kita di pondok ini tidak akan mati karena kelaparan, tidak akan bodoh karena tidak ikut kursus ini dan itu, tidak akan terbelakang karena tidak pegang gadget / laptop, smart phone, Insya Allah anak kita akan dijaga langsung oleh Allah karena sebagaimana janji Allah yang akan menjaga Alqur'an itu harus yakin. Lebih baik bapak ibu menangis saat ini karena berpisah sementara dengan anak2 nya, karena menuntut ilmu agama dari pada nanti kalau sdh tua menangis krn anak2nya lalai thdp urusan akhirat, kebanyakan memikirkan urusan dunia, berebut harta, pamer rupa/wajah, lupa surga.

Bpk/Ibu yg di rahmati Alloh, dg segala keterbatasan kami dan dg diamanahi sekian banyak santri, tentunya kami pun banyak kekurangan dalam membina dan membimbing santri, terutama dalam hal komunikasi antara santri dengan orang tua yg hal itu tidak jarang menjadi permasalahan dan komplain orang tua kpd kami. Untuk itu kami mohon maaf dan pengertiannya, semua itu di lakukan untuk kebaikan bersama.

Kerjasama antara orang tua dan pembina santri amatlah penting, sampaikan semua kebiasaan, kekurangan dan kelebihan putra/i kita, agar dapat di bantu dan di arahkan.

Akhirnya dg memohon ridlo Alloh SWT dan mengharap selalu di limpahi dg rahmat dan hidayah Nya, mari kita bersama2 menghantarkan amanah terbesar yaitu anak2 kita menuju gerbang Ridlo Alloh, kami memohon selipkan do’a di setiap sholat bapak / ibu untuk anak – anak kita dan untuk kami pengasuh di Pondok Mufidah Santi Asromo agar selalu dalam lindungan dan bimbingan Alloh SWT agar selalu di beri ke istiqomahan dalam mendidik santri-santri nya.

Amiin, Wasalamualaikum wr.wb. 🙏🙏

Abi Zaki Mulyatno, Mudir Ma’had Santi Asromo, 11 Syawal 1439 H