قال الفقير الى رحمة الرب:
مَرَاتِبُ تَحْصِيلِ العِلْمِ
نَيْلُ العِلْمِ بِالتَّعَلُّمِ، وَحَدِيدُهُ بِالْمُطَالَعَةِ، وَثَبَاتُهُ بِالمُذَاكَرَةِ، وَبَرَكَتُهُ بِالخِدْمَةِ، وَنَفْعُهُ بِرِضَا الشَيْخِ
Berkata orang yang sangat membutuhkan kepada Rahmat Allah Ta'ala:
Tingkatan-tingkatan dalam menghasilkan ilmu :
“Ilmu itu diperoleh dengan belajar,
ketajamannya yaitu dengan membaca,
keteguhannya adalah dengan mengulang dan berdiskusi (bermusyawarah),
keberkahannya ialah dengan berkhidmah (pengabdian),
dan kemanfaatannya yaitu dengan keridloan guru.”
Penjelasan Singkat :
Maqalah ini menjelaskan tahapan dan adab memperoleh ilmu secara sempurna;
نيل العلم بالتعلم:
Menuntut ilmu harus melalui proses belajar; tidak cukup hanya niat, tapi mesti ada kesungguhan talabbus (pembiasaan).
وحديده بالمطالعة:
Ketajaman pemahaman lahir dari banyak membaca dan menelaah.
وثباته بالمذاكرة:
Ilmu akan menetap dalam hati dengan diskusi dan pengulangan.
وبركته بالخدمة:
Khidmah kepada guru dan lembaga menjadi sebab turunnya keberkahan ilmu.
ونفعه برضا الشيخ:
Ilmu menjadi bermanfaat jika disertai keridloan guru; sebab guru adalah perantara cahaya ilmu dari Allah Ta'ala melalui Nabi-Nya yang mulia.
Wadir Kepesantrenan Pondok Mufidah Santi Asromo.
